Diposkan pada Travel Journal

Balimau di Pangkalan Baru Riau

Halo, selamat datang kembali di blog saya ^^

Hari ini, saya mau ngajak para pembaca semua buat kunjungi kampung halaman saya yaitu Pangkalan Baru. Oke ini bukan Pangkalan Kerinci ataupun Pangkalan-Pangkalan lain yang biasa kita dengar dan ini juga bukan sebuah kampung yang baru-baru ini ada (jangan salah paham yaa). Mungkin sebagian dari pembaca kurang mengetahui dimana itu Pangkalan Baru dan apa yang ada di sana kan? Nah, blog ini akan menjelaskan secara rinci tentang Pangkalan Baru.

Pangkalan Baru merupakan sebuah Kampung Melayu yang di pimpin oleh Datuk Ganti bernama Drs.H. Syaifuddin Effendi. Kampung ini memiliki wilayah yang sangat luas sehingga desa ini terbagi menjadi 4 dusun.

  1. Dusun Pangkalan Timur
  2. Dusun Pangkalan Barat
  3. Dusun Jaya Baru
  4. Dusun Pematang Kayu Arang

Pangkalan Baru masih kental dengan adat Melayu nya apalagi di saat menjelang Bulan Suci Ramadhan. Kampung ini tepatnya berada di perbatasan Buluh Cina dan jarak dari Pekanbaru ke Pangkalan Baru ini sekitar setengah jam dengan menggunakan kendaraan. Kalau dari Pekanbaru, maka urutan dusun yang kita lalui ialah Dusun Jaya Baru, Dusun Pangkalan Baru Barat, Dusun Pangkalan Baru Timur, dan Dusun Kayu Arang.

Kebetulan 5 hari sebelum bulan puasa, saya dan keluarga menyempatkan diri untuk pulang ke kampung dan menghadiri acara mendoa bersama yang diadakan nenek saya di masjid yang ia buat. Di saat pertama kali saya kembali ke Pangkalan Baru setelah beberapa lama tidak pulang kampung (padahal tempatnya deket banget), suasana di desa ini masih sangat tentram dan nyaman. Masyarakat di sana tidak segan untuk hanya sekedar bersapa di jalan ataupun untuk menghadiri acara yang diadakan salah satu penduduk.

sungai lintaga
Sungai Lintaga

Ini dia salah satu sungai terfavorit di Pangkalan Baru. Sungai yang jernih ini bernama Sungai Lintaga. Sungai ini selalu digunakan oleh masyarakat Desa Pangkalan Baru untuk balimau atau mandi berendam. Biasanya sebelum hari Balimau, masyarakat desa sudah mengadakan acara-acara yang bersifat religi di 3 masjid besar  seperti lomba cerdas cermat, Musabaqah dan Tilawatil Qur’an. Alasan mengapa desa ini sangat kental dengan adat dan tradisi dari suku Melayu, karena masyarakat disana sangat menghargai budaya yang telah ada. Yang mengadakan Mandi Balimau di Sungai lintaga ini hanya 3 dusun yaitu dusun Pangkalan Baru Timur, Dusun Pangkalan Baru Barat dan Dusun Jaya Baru. Dusun Pematang Kayu Arang tidak semuanya turut serta di sungai lintaga ini untuk melaksanakan mandi balimau karena letak dusun ini cukup jauh dari letak sungai.

di tepi sungai lintaga bersama mama :)
di tepi sungai lintaga bersama mama 🙂

Balimau di Sungai Lintaga ini biasanya dilaksanakn 1 hari sebelum mulai puasa dan dimulai sesudah Ahar sampai selesai. Tradisi yang dilaksanakan yaitu, seluruh masyarakat Pangkalan Baru berkumpul di pinggir sungai dan Ninik Mamak berkumpul untuk menyampaikan nasehat kepada anak keponakan, selesai memberi nasihat selanjutnya semua warga yang berkumpul di sana melakukan pembacaan doa yang dipimpin oleh ninik mamak pula. selesai acara tersebut, barulah acara Balimau dimulai dengan terlebih dahulu ninik mamak menyiramkan air balimau kepada slaah seorang anak keponakan. lalu dilanjutkan oleh kepala desa dan tokoh masyarakat kepada anak keponakan lainnya. Setelah tradisi tersebut selesai, barulah masyarakat dapat bermandi dengan ria di sungai tersebut.

Air sungai ini terlihat sangat jernih dan sangat dingin. perahu yang berada di tepi sungai lintaga ini menambah suasana pedesaan makin menonjol. Sungai Lintaga ini selalu digunakan di setiap ada acara mandi balimau dan acara tersebut tetap dilakukan walaupun air sungai sedang surut ataupun sedang pasang.

IMG_6448

Sekian dulu post tentang Sungai Lintaga Pangkalan Baru ini.

Stay Cool ^^

Iklan

Penulis:

Selamat datang di blog saya :) Nama saya Nadia Ananda, umur saya 20 tahun. Saya tinggal di Pekanbaru, Riau. Enjoy with my journey ^_^

4 tanggapan untuk “Balimau di Pangkalan Baru Riau

      1. Pengambilan gambar nya baguuus, mirip seperti di kampungku.. Jadi rindu kampung halaman😂😂

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s